Rel magnetik adalah rel beraliran listrik yang membawa kepala lampu yang dapat dipertukarkan. Kepala lampu dapat dipasang dan dilepas dengan tangan, serta dipindahkan kapan saja tanpa alat, sehingga pencahayaan dapat mengikuti perubahan ruangan. Relnya sendiri adalah bagian yang perlu direncanakan: tentukan gaya pemasangan dan jalurnya sebelum memotong atau mengebor apa pun.
Sebelum memulai
- Gaya pemasangan: rel dapat dipasang di permukaan, ditanam ke dalam plafon, diplester untuk hasil akhir tanpa lis, atau digantung dengan kabel. Pemasangan di permukaan adalah satu-satunya pilihan yang sesuai untuk plafon yang sudah selesai tanpa pekerjaan konstruksi.
- Sumber daya: rel terhubung ke kotak stopkontak di plafon atau dinding melalui kabel catu dayanya. Jalur yang lebih panjang mungkin memerlukan driver terpisah, yang dipasang di tempat yang dapat dijangkau kembali nanti.
- Jenis plafon: plafon datar maupun miring dapat digunakan. Pemasangan tanam dan plester memerlukan posisi balok yang diketahui sebelum Anda memotong.
- Panjang jalur: ukur jalurnya dan hitung jumlah kepala lampu sebelum memesan konektor. Rel disambungkan ujung ke ujung, dan sudut memerlukan konektor yang sesuai.
- Peredupan: banyak kepala lampu mendukung peredupan, tetapi kepala lampu, driver, dan dimmer semuanya harus kompatibel. Periksa ketiganya sebelum membeli dimmer.
- Beban: setiap kepala lampu pada jalur mengambil daya dari catu yang sama. Jumlahkan wattnya dan pastikan totalnya berada dalam kapasitas driver.
Alat yang mungkin Anda perlukan
- Bor dan mata bor
- Obeng
- Penguji tegangan
- Tang pengupas kabel
- Mur kabel atau konektor terminal
- Jangkar dan sekrup yang sesuai untuk plafon Anda
- Meteran dan pensil
- Waterpas, atau garis laser untuk jalur yang panjang
- Gergaji drywall, untuk pemasangan tanam
- Kabel suspensi dan toggle plafon, untuk pemasangan gantung
Pemasangan
1. Matikan daya
Matikan sirkuit dari unit konsumen atau panel pemutus arus, lalu pastikan dengan penguji tegangan di kotak stopkontak bahwa tidak ada aliran listrik.
2. Pilih gaya pemasangan dan siapkan permukaan
- Pemasangan di permukaan: tempelkan rel ke plafon, tandai melalui lubang yang telah dibor sebelumnya, lalu kencangkan dengan jangkar dan sekrup. Periksa kelurusannya dengan waterpas atau laser sebelum memasang pengencang kedua.
- Pemasangan tanam: potong celah sesuai penampang rel, masukkan kanal, lalu sekrupkan ke balok atau rangka melalui lubang yang tersedia.
- Pemasangan dengan plester: buat rangka dan potong agar kanal rata dengan papan gipsum, lalu isi, amplas, dan cat tepinya sebelum memasang kepala lampu.
- Pemasangan gantung: tandai titik suspensi, pasang toggle atau baut jangkar, gantungkan kabel, dan atur jarak gantungnya. Ratakan rel sepanjang keseluruhannya sebelum mengencangkan kabel.
3. Sambungkan kabel catu daya
- Fasa ke fasa: hitam, cokelat, atau terminal bertanda L
- Netral ke netral: putih, biru, atau terminal bertanda N
- Arde ke arde: hijau, hijau-kuning, atau kabel telanjang, ke terminal atau sekrup arde
Kencangkan setiap sambungan, masukkan kabel ke dalam kotak, lalu tutup penutup suplai. Suplai adalah satu-satunya titik berkabel pada sistem—semua bagian setelahnya bersifat magnetis.
4. Sambungkan bagian tambahan
Untuk jalur yang lebih panjang atau sudut, sambungkan bagian-bagian dengan konektor yang sesuai dan pastikan konduktor tembaga di dalam kanal sejajar saat potongan-potongan tersebut dirapatkan. Sambungan yang kencang secara mekanis tetapi tidak sejajar secara elektris akan membuat bagian ujung tidak menyala.
- Konektor lurus: menyambungkan dua rel ujung ke ujung dalam satu garis
- Konektor sudut, plafon ke plafon: membelokkan jalur 90 derajat pada bidang yang sama
- Konektor sudut, plafon ke dinding: membawa jalur dari plafon ke dinding
- Konektor T: membagi jalur menjadi tiga arah
5. Pasang kepala lampu
Saat rel dialiri listrik, tempatkan setiap kepala lampu pada kanal dan biarkan magnet menariknya hingga terpasang. Kontak yang sama berfungsi sebagai penahan dan penghantar arus, jadi kepala lampu yang berkedip biasanya sedikit menonjol—angkat dan pasang kembali, bukan menekannya lebih kuat.
6. Nyalakan kembali listrik dan uji
Nyalakan kembali sirkuit dan uji setiap kepala lampu, termasuk peredupan dan penyesuaian arah apa pun. Atur posisi kepala lampu sesuai keinginan setelah semuanya dapat terlihat di dalam ruangan.
Tips penting
- Gunakan hanya kepala lampu dan driver yang dibuat untuk sistem rel ini. Rel magnetis bukan standar umum, dan komponen dari sistem lain tidak akan terpasang atau menghantarkan listrik dengan benar.
- Rencanakan pemasangan tanam dan pemasangan ke plester saat plafon masih terbuka. Memasang salah satunya pada plafon yang sudah selesai berarti harus melakukan perapian setelahnya.
- Periksa beban yang akan ditopang jalur gantung, dan kencangkan pada struktur, bukan hanya pada papan gipsum.
- Jangan mengencangkan sekrup secara berlebihan pada tepi tanpa trim atau tepi tanam—kanal dapat berubah bentuk dan garis rata akan hilang.
- Untuk jalur yang panjang, beberapa zona, atau peredupan di beberapa zona, mintalah teknisi listrik merencanakan suplai bersama Anda.
- Pasang kepala lampu terakhir. Memasang rel, memastikan suplai berfungsi, lalu menempatkan lampu lebih cepat daripada memindahkan kepala lampu di sepanjang jalur yang mungkin masih perlu disesuaikan.
- Sisakan satu posisi kepala lampu di setiap ujung jalur—tidak memerlukan biaya apa pun sekarang dan menghemat pekerjaan memotong rel nanti.
Jika Anda memerlukan bantuan merencanakan jalur, memasangkan driver, atau memeriksa apakah kepala lampu dan peredup akan berfungsi bersama, kirim email ke info@clerachic.com dan seseorang akan menjawab Anda.